You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Taman Jalan Bugis Ditata Ulang
photo Doc - Beritajakarta.id

Taman Jalan Bugis Ditata Ulang

Belasan Pekerja Harian Lepas (PHL) Suku Dinas Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Utara, sejak Rabu (4/11) kemarin, mulai menata ulang Taman Jalan Bugis di Kelurahan Kebon Bawang, Tanjung Priok. Sejumlah tanaman hias, pohon pelindung dan rumput akan ditanam untuk menghijaukan kawasan tersebut.

Tahun ini kami fokuskan pada perbaikan dan perawatan taman, selain rutinitas pemangkasan pohon

"Tahun ini kami fokuskan pada perbaikan dan perawatan taman, selain rutinitas pemangkasan pohon. Kami tentu ingin taman-taman di Jakarta Utara benar-benar menjadi taman yang nyaman bagi masyarakat," kata Yati Sudiharti, Kepala uku Dinas Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Utara, Kamis (5/11).

Yati mengatakan, perawatan taman di Jakarta Utara memerlukan tenaga ekstra. Sebab, selain kontur tanah dan cuaca yang berbeda, banjir juga kerap mengancam.

Antisipasi Tumbang, 35 Pohon di Kompleks UKA Dipangkas

”Jenis tanaman di taman juga harus dibedakan. Dengan cuaca yang jauh lebih panas, bisa dipastikan hanya tanaman tertentu yang bisa tumbuh di wilayah ini,” ujar Yati.

Yati mengharapkan masyarakat ikut berperan merawat serta menjaga keasrian taman. Diantaranya dengan menggunakan taman sebagai lokasi berjualan atau parkir kendaraan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1186 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1168 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye952 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye940 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye850 personBudhi Firmansyah Surapati